Temukan saya: @irwanzah_27 di Twitter & @isl27 di Instagram

SAPO

Lembaga Pembinaan Yatim dan Dhuafa

Kau Tak Sendiri

@_BondanPrakoso_

Sabtu, 03 Oktober 2015

Lirik Lagu Derry Sulaiman - Taat Itu Nikmat

Derry Sulaiman – Taat Itu Nikmat

Sahabat, mari kita taubat
sebelum terlambat
karena hidup ini singkat

Akhirat begitu dekat
Memang dia begitu dekat
Memang dia begitu dekat

Reff:
Taat itu nikmat
Hentikan maksiat
Karena kiamat sudah dekat

Sahabat, mari kita sholat
berdiri yang rapat, rapat, selalulah ingat
Allah yang Maha Melihat
Memang Dia Maha Melihat
Memang Dia Maha Melihat

Reff:
Taat itu nikmat
Hentikan maksiat
Karena kiamat sudah dekat

Semoga selamat dunia dan akhirat
Syaratnya itu hanya taat
Syaratnya itu hanya taat

(Siapa saja yang mentaati Allah Subhanahu wa Ta’ala,
maka Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak akan perintah seluruh makhluk untuk mentaati dia

Satu detik ketaatan kita kepada Allah,
itu jauh lebih berharga daripada berjuta-juta detik ketaatan manusia kepada kita
Kemuliaan kita hanya dalam taat

Siapa saja yang mentaati Allah Subhanahu wa Ta’ala,
pasti, pasti, dan pasti Allah Subhanahu wa Ta’ala akan muliakan dia dunia dan di akhirat
Taat itu nikmat, sobat
Memang maksiat itu nikmat, tapi apabila dibandingkan dengan nikmatnya taat,
maka nikmat maksiat bagaikan satu tetes air berbanding dengan samudra yang luas

Tidak ada satu orang manusia pun yang akan mau meninggalkan manisnya maksiat
sebelum mereka merasakan manisnya taat
Maka hari ini, saya berdiri di sini
Bersenandung, mengajak seluruh sahabat untuk taat
supaya meninggalkan seluruh maksiat)

Reff:
Taat itu nikmat
Hentikan maksiat
Karena kiamat sudah dekat

Semoga selamat dunia dan akhirat
Syaratnya itu hanya taat
Syaratnya itu hanya taat
Syaratnya itu hanya taat
Share:

Jumat, 02 Oktober 2015

Re:

Oleh: Amma O‘Chem (@amma_chemist)

Re:, wanita yang harus menelan pahitnya hidup dengan menjadi pekerja seks. Bukan inginnya. Bukan pula cita-citanya. PeRempuan yang sejatinya mampu menikmati anugerah diciptakan sebagai wanita, harus tergilas tuntunan kehidupan.

Menyelami kehidupan Re:, membawa saya pada rasa syukur yang amat dalam: Tuhan masih memberi saya kenikmatan luar biasa. Seberapa pelik kehidupan manusia secara umum, lebih lagi pada Re: dengan pekerjaannya yang akan selalu dipandang sebelah mata. Seburuk-buruknya manusia, selalu ada bisikan hati nurani yang tak pernah salah. Begitu juga dalam diri Re:.

Kupikir, Re: tak sendiri. Banyak wanita di luar sana yang menangis merintih ingin “bebas”. Tapi tak mudah. Setan terlalu pintar. Setan? Ya, usahanya membuat Re: selalu merasa terpuruk sangat halus. Bahkan tak tertulis pena. Tapi aku iri pada Re: yang punya semangat untuk membahagiakan buah hatinya. Aku tahu bagaimana rindu dan inginnya memeluk buah hatinya :(

Aku bisa merasakan perang batin yang berkecamuk dalam dadamu, Re:! Rasa dan harap yang selalu ingin bahagia tapi terpasung realita. Tak usah mencela Re: dengan apa yang dikerjakannya. Setidaknya dia tahu itu salah. Beda dengan kita yang (mungkin) merasa selalu suci.

Ketika baca kisah Re:, coba berkaca sudah seperti apa perjuangan kita dalam menaklukkan hidup yang keras ini.

*istirahatlah, Re:*

Terima kasih, Om Maman Suherman, untuk bacaan yang bermanfaat. Ada jalan untuk merenung dan terus bersyukur.



* Diambil dari kultwit @amma_chemist pada 04:51 – 05:12, 2 Oktober 2015
Share:

Selasa, 29 September 2015

NoTulen ILK (Indonesia Lawak Klub) 29 September 2015 (Friend Zone)

Kang Maman Friend Zone

Rupanya, ada enam tanda friend zone yang wajib kamu waspadai. Pertama, perhatiannya semu, hanya karena tidak enak dengan perhatian yang telah engkau berikan. Yang kedua, dia menghubungimu hanya kalau butuh. Ketiga, sering curhat ke kamu (Jangan GeeR [gede rasa], karena kalau dia betul-betul suka padamu, dia nggak akan curhat soal lawan jenisnya kepadamu). Keempat, ngajak keluar, tetapi begitu sampai “TKP”, ternyata perginya bareng-bareng dengan yang lain—nggak cuma berdua. [5] Tetapi sebaliknya, pas kamu ngajak keluar berdua, pasti ada saja alasannya untuk menolak. Dan yang keenam, kalau diajak ngomong tentang status hubungan kalian, dia pasti langsung alihkan perhatian.

Kalau ini terjadi padamu, mari sejenak heningkan cipta untuk nasib cintamu yang mengenaskan. Namun jika hatimu tetap kuat ketika yang kamu cintai cuma menganggapmu teman, lantunkanlah rasa syukur; daripada dianggap hantu yang ditakuti atau maling yang dilaporkan, lebih baik seperti sekarang. Toh masih bisa friend with benefits, sambil menggantungkan harapan di gemintang yang berkerlap-kerlip di langit malam.

Bukankah teman masih bisa jadi temanten di depan penghulu? Bukankah sahabat masih bisa berjabat dan berakad? Dan cinta yang tak diungkapkan masih bisa tersingkapkan?

Bila pun tetap tidak jadian, jadilah jantung buatnya, yang terus berdetak membuatnya hidup, tanpa pernah berharap balas, tanpa pernah pamerkan wujud. Tetapi karena cinta, tak perlu alasan; sebab cinta adalah alasan itu sendiri sekaligus tujuan. Tetapi jika tak sanggup menghadapinya, segera putar haluan, dan berlabuhlah di pelabuhan yang menyambutmu sepenuh kasih dan sayang.

Terakhir, buat yang terjebak di friend zone:

“Yang ingin dipacari boleh berganti, tetapi sahabat tetap di hati.” (Maman Suherman)
Share:

Senin, 28 September 2015

NoTulen ILK (Indonesia Lawak Klub) 28 September 2015 (Iba Dibalas Dusta)

Kang Maman Iba Dibalas Dusta

Daripada pamer keburukan, masih lebih baik pamer kebaikan. Tak usah berpraduga, toh kita tidak bisa menerobos relung hati seseorang. Mungkin saja mereka memang ingin mengajak dan menebar
“virus” kebaikan dengan tulus.

‘Pamer’ mungkin dekat dengan ‘pamrih’, tetapi tidak semua kebaikan cukup dengan bahasa kalbu. Apakah kita ingin mengatakan, saat nabi-nabi bersabda dan mengajak kepada kebaikan di hadapan publik, itu juga pamer? Tentu tidak.

Jadi, sekali lagi, jual beli kebaikan lebih baik daripada jual beli keburukan. Jual beli ‘iba’ lebih baik daripada jual beli ‘aib’. Tapi, peduli jauh lebih utama. Dan sebaliknya, dusta dengan menjual iba, sungguh teramat nista.

Dan ingat satu: Jangan lukai orang lain dengan pamermu yang menjurus ria dan berlebihan, tapi niatkanlah untuk apa yang disebut Bang Komeng tadi, tahadduts bin ni’mah (untuk memuji dan mensyukuri nikmat-Nya), dan semacam fastabiqul khairat (mengajak orang-orang berlomba melakukan kebaikan).

*

Dan malam ini, kita sekaligus mengenang satu sosok manusia yang berlimpah kebaikan; yang menebar “virus” senyum dan tawa, menghibur dan membahagiakan orang selama hampir setengah abad.

Dia seorang komedian legendaris serbabisa. Lelaki kelahiran Kemayoran, 5 Maret 1939, yang namanya tak pernah terhapus dalam peta sejarah dunia hiburan; dalam peta sejarah dunia seni, khususnya seni komedi Indonesia.

Dan kami, keluarga besar Indonesia Lawak Klub dan anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia, bangga memilikinya, mewarisi kariernya, dan menjadi penerusnya. Dan dia teramat layak dianugerahi penghargaan INDONESIA LAWAK KLUB di Hari Komedi, 27 September tahun ini.

Bagi kami, jejak yang ditinggal lelaki yang pernah menjadi kondektur bus PPD jurusan Lapangan Banteng–Pasar Rumput ini, sesuai inisial namanya: BS; baik sekali bagi komedi negeri ini, seperti sahabatnya, Bing Slamet.

Inilah sosok yang kami maksud, sang pemeran peraih 2 Piala Citra, sutradara, produser, penyanyi, dan komedian serbabisa Indonesia: [Benyamin Sueb]. (Maman Suherman)
Share:

99 Mutiara Hijabers

99 Mutiara Hijabers
Klik gambar untuk membeli

Bandung Konveksi Kaos

Bandung Konveksi Kaos
konveksi kaos murah
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Twitter