Kang
Maman – Demo atau Tidak?
Di dalam
dunia mode ada pencipta tren mode, ada yang cuma ikut-ikutan, bahkan tak
sedikit yang menjadi korban mode. Begitu juga dalam dunia demo; ada penggerak
demo, ada yang cuma ikut-ikutan demo, tak jarang ada yang menjadi korban demo.
Pertanyaannya, Anda berada dalam golongan yang mana?
Di
golongan yang mana pun Anda berada, ingat satu: Hati-hati provokasi, jangan sampai
mati hati! [segmen 1]
***
Silakan
berdemo, dibolehkan dan dlindungi oleh Undang-Undang, namun juga dibatasi oleh
peraturan. Kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain; hak
seseorang tidak boleh menzalimi hak orang lain. Kalau ada provokator, ada
dalang, itu hal biasa. Pertanyaannya, kok mau jadi wayang, yang bisa dikeluar-masukkan
ke dalam kotak semau sang dalang?
Dan, mau
jadi dalang atau wayang, silakan saja, asal jangan berubah jalang, yang bisa
bikin nyawa melayang! [segmen 3]
***
Demonstrasi
bisa jadi adalah ajang unjuk gigi. Tapi pada hakikatnya, bukan sebuah profesi.
Demonstrasi, salurkan suara hati nurani, jangan anarki dan mudah terprovokasi.
Dan tanamkan
selalu pada diri:
Keberagaman
bukan untuk diseragamkan—meski itu lewat demonstrasi. Tapi untuk dihargai dan
dihormati.
Jaga hati
nurani danyakini: Tidak bhinneka, bukan Indonesia.
Kata kunci
tadi diucapkan oleh Kang Denny:
Kalau kita
punya 99 persamaan, mengapa meributkan satu perbedaan? (Maman Suherman)
saya atas nama BPK. SAMSUL dari MADURA ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada MBAH KARYO,kalau bukan karna bantuannya munkin sekaran saya sudah terlantar dan tidak pernaah terpikirkan oleh saya kalau saya sdh bisa sesukses ini dan saya tdk menyanka klau MBAH KARYO bisa sehebat ini menembuskan semua no,,jika anda ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH KARYO no ini 082301536999 saya yakin anda tdk akan pernah menyesal klau sudah berhubungan dgn MBAH KARYO dan jgn percaya klau ada yg menggunakan pesan ini klau bukan nama BPK. SAMSUL dan bukan nama MBAH KARYO krna itu cuma palsu.m
BalasHapus