Temukan saya: @irwanzah_27 di Twitter & @isl27 di Instagram

SAPO

Lembaga Pembinaan Yatim dan Dhuafa

Kau Tak Sendiri

@_BondanPrakoso_

Rabu, 08 Maret 2017

Lirik Lagu Noe “Letto” – Pelangi di Langit Senja [OST. Bid’ah Cinta]

Noe “Letto” – Pelangi di Langit Senja

Pagi yang indah ...
Langit yang cerah
Di hari ini ...

Setelah melewati malam gundah
Setelah membasuh hati yang lelah ...

Reff:
Indahnya dunia berwarna cinta
Seperti hamparan surga
Ketika warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Indahnya dunia berwarna cinta
Pelangi di langit senja
Terlihat warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Tak bercela ...

Hati yang bersyukur
Jiwa yang tafakur
Sepanjang waktu ...
Karena jalan yang ...
... harus ditempuh
Panjang berliku....

Dan akan melewati malam gundah
Dan akan membasuh hati yang lelah ...

Reff:
Indahnya dunia berwarna cinta
Seperti hamparan surga
Ketika warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Indahnya dunia berwarna cinta
Pelangi di langit senja
Terlihat warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Tak bercela ...

Reff:
Indahnya dunia berwarna cinta
Seperti hamparan surga
Ketika warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Indahnya dunia berwarna cinta
Pelangi di langit senja
Terlihat warna berbeda
Bersanding dengan mesra
Tak bercela ...
Share:

Lirik Lagu Noe “Letto” – Memulai [OST. Bid’ah Cinta]

Noe “Letto” Memulai

Setiap hari
Ku tak berhenti
Meyakinkan hati...
Karena jalan
Akan terbentang
Tuk dia yang tak bimbang...

Reff:
Seperti bulan
Di malam hari
Cinta bertahan
Tuk yang meyakini ...
Walau jalannya berliku
Tapi takkan membuatku berhenti....
Karena harmoni akan terjadi
Jika ada yang berani.... memulai ...

Sepertinya
Alam berkata ...
Bertahanlah, cinta
Mengalami rindunya hati
Yang orang tak mengerti ...

Reff:
Seperti bulan ...
Yang menyinari
Cahaya terang ...
... Tuk yang mengerti
Walau jalan kan berliku
Tapi takkan membuatku berhenti ...
Karena harmoni akan terjadi
Jika ada yang berani.... memulai ...

Reff:
Seperti bulan ...
Yang menyinari
Cahaya terang ...
... Tuk yang mengerti
Walau jalan kan berliku
Tapi takkan membuatku berhenti ...
Karena harmoni akan terjadi
Jika ada yang berani.... memulai ...
Share:

Minggu, 05 Maret 2017

NoTulen ILK (Indonesia Lawak Klub) 5 Maret 2017 (Indonesia Cantik)

Kang Maman – Indonesia Cantik

Cantik itu anugerah. Mensyukurinya, mesti jauh lebih tinggi dari sekadar menikmatinya. Dan kalau tadi kita jeli menyimak, ada kalimat Kang Denny yang menarik dilontarkannya di segmen pertama tadi, “Bahagia itu, kalau kita menikmati dan mensyukuri sepenuh hati apa yang terberi.” Bukankah manusia itu makhluk Tuhan yang paling sempurna? Jangan pernah ingkari dan khianati nikmat itu.

Wajah cantik mungkin bisa membuat orang jatuh cinta kepadamu. Kepribadian cantik, insya Allah akan membuat orang setia bertahan di sisimu.

Dan untuk Kiky Inggar, tadi teman-teman mengingatkan:
Duniamu tidak berakhir hanya karena kamu disebut tidak cantik. Duniamu baru akan benar-benar berakhir jika kamu sibuk mencela dirimu sendiri.

Jadi, hidup ini begitu indah untuk kita nikmati bersama. [segmen 2]

***

Soal pembangunan, ada idiom sederhana: “Pemimpin itu mau keringatan, bukan kering ingatan pada rakyatnya jika sudah terpilih. Dan sadar penuh, adil itu Pancasilais, tegas di sila kelima; dan tidak adil itu tidak Pancasilais.”

Adil itu seperti timbangan, kiri dan kanan seimbang, timur dan barat sama diperhatikan dan berimbang. Teringat satire Ronal mengutip Bung Karno, “Jangan sampai di Barat sama rata sama rasa, tapi di Timur sama ratap sama tangis.”

Karenanya, tadi teman-teman mengingatkan:
Semoga pemimpin kita tak bosan mewujudkan mimpi warganya, adil, makmur, merata—di barat, di tengah, juga di timur—satu, Indonesia. [segmen 4]

***

“Apa yang tidak dipunyai Indonesia?” tutur Ronal. Karenanya, terhadap negeri ini, jangan pernah pernah ingkari cerahnya sinar mentarinya dengan menutup mata. Buka mata hati, dan percaya diri.

Teringat kalimat “Memahami negeri orang lain adalah kearifan, tetapi memahami negeri sendiri adalah pencerahan.”

Dan Kezia, tadi seperti mengingatkan:
Manfaatkan media sosial untuk tak henti mengenalkan negeri ini.

Jadi, jangan pernah letih mencintai sepenggal surga yang diturunkan Tuhan ke muka bumi. Negeri di zamrud khatulistiwa yang teramat cantik: INDONESIA. (Maman Suherman)
Share:

Sabtu, 04 Maret 2017

NoTulen ILK (Indonesia Lawak Klub) 4 Maret 2017 (ILKSiana)

Kang Maman – ILK-Siana

Betul kata Kang Ronal, kunjungan raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, ke Indonesia adalah kunjungan raja Arab Saudi kedua ke Indonesia setelah Raja Faisal ibnu Abdul Aziz as-Saud pada 47 tahun silam, tepatnya Rabu, 10 Juni 1970, yang saat itu disambut oleh Presiden Soeharto dan Ibu Negara Tien Soeharto di Istana Merdeka, Jakarta.

Adab bertamu dan menjadi tuan rumah adalah gambaran keberadaban—tadi sudah disinggung oleh Kang Denny. Karenanya kita diajarkan, ada adab bertamu dan menerima tamu. Siapa pun tamu itu, baik raja maupun rakyat jelata, juga siapa pun tuan rumahnya, kata Mas Tarzan, harus saling menghormati dan berbuat kebaikan. Karena kita diajarkan, seperti dalam Quran surah Al-Isra’, “Jika kamu berbuat baik, berarti juga berbuat baik bagi dirimu sendiri.” Dan tertuang dalam hadis, “Setiap kebaikan adalah ibadah.”

Selamat datang, sahabat Indonesia. [segmen 2]

*Segmen 2: Heboh Kedatangan Raja Salman
***

Satu kalimat saja:
Tuan dan puan, kasih kami kasih sayang, jangan kasih bom. [segmen 3]

*Segmen 3: Bom Panci di Bandung

***

Pernikahan dan mistis ternyata punya satu kesamaan: ada unsur rahasia, gelap, terselubung, dan tersembunyi di dalamnya. Di situ justru daya tariknya.

Kalau di dalamnya ada unsur yang luar biasa, ya wajar, namanya juga rahasia. Tetapi pada hakikatnya, rahasia yang tersembunyi itu sama halnya dengan pernikahan. Orang yang kita nikahi, bukanlah sosok yang luar biasa, tetapi kitalah yang menjadikannya luar biasa.

Dan ingat dalam satu hal:
Seperti halnya dalam mistis, dalam cinta, jangan pernah menyerah pada ketidakmungkinan. Hadapi ketidakmungkinan dengan kesemogaan. Karena dalam cinta, kamu adalah ketidakmungkinan yang aku semogakan. (Maman Suherman)

*Segmen 4: Pernikahan Gaib
**Segmen 5: Mistis Unik Indonesia
Share:

99 Mutiara Hijabers

99 Mutiara Hijabers
Klik gambar untuk membeli

Bandung Konveksi Kaos

Bandung Konveksi Kaos
konveksi kaos murah
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Twitter